Friday, 11 February 2022

129 Konfusius Bertanya Banyak Hal

Cerita Budi Pekerti 129

Konfusius Bertanya Banyak Hal

 

Ketika Konfusius pertama kalinya berziarah ke Taimiao (Kuil Leluhur Kekaisaran), begitu masuk dan bertemu banyak hal di dalam Taimiao, Konfusius akan bertanya dan meminta petunjuk kepada staf yang bertanggung jawab di sana. Orang lain akan merasa sangat aneh, Konfusius memiliki pengetahuan yang begitu baik, mengapa masih meminta petunjuk kepada orang lain?

 

Konfusius menjawab: “Bertanya untuk setiap hal adalah bentuk hormat kita pada hal yang ditanyakan, lagipula kita berada di lingkungan yang baru pertama kali dikunjungi, barangkali di lingkungan ini ada aturannya sendiri, kita tidak boleh melakukan apapun menuruti pemikiran kita sendiri, jika tidak, akan kelihatan tidak beretika.”

 

Maka itu, ketika tiba di lingkungan baru, kita juga mesti terlebih dulu memahami apa saja aktivitas dan aturan yang ada di lingkungan ini, terutama penataan barang-barang di sana, kita juga tidak boleh sembarang dan tanpa izin mengubah posisi barang tersebut. Jika kita mengubahnya sesuka hati, maka akan menyebabkan masalah bagi staf yang bekerja di sana, bisa saja perbuatan kita adalah ‘Tanpa unsur kesengajaan disebut kesalahan’.

 

Dikutip dari: Ebook “Cerita Budi Pekerti”

(Kompilasi Seputar Kehidupan)

Pembicara: Guru Cai Li-xu

Edisi: Tahun 2008

 

【生活集锦】

入太庙每事问

 

孔夫子当初到太庙去,也是「入太庙每事问」,遇到很多事,他都会去请教太庙里面负责的一些工作人员。其他的人就会觉得很奇怪,夫子的学问如此好,为何还要向人请教?夫子回答说:「每事问是代表对这一件事的尊重,而且我们到一个新的环境去,可能这个环境有其规矩,我们不能顺着自己的意思去做,不然可能有失礼之处。」

 

所以,我们到一个新环境,也要先了解这个环境的很多生活作息和规定,甚至于东西的摆设,我们也不能擅自去更动。如果随便去改动,就会造成当地工作人员的麻烦,有可能犯了「无心非,名为错」。

 

【德育故事 ~ 小故事 真智慧】

         ~蔡礼旭老师 讲述~

 

Thursday, 10 February 2022

128 Insan Mulia Perhatian Terhadap Orang Lain

Cerita Budi Pekerti 128

Insan Mulia Perhatian Terhadap Orang Lain

 

Saya pernah tinggal di rumah Guru Yang Shu-fen selama setengah tahun, guru sangat perhatian terhadapku. Beliau khawatir saya tidak punya uang selama kurun waktu tersebut, maka beliau meletakkan sebuah dompet di atas kulkas, sambil berkata: “Jika tidak punya uang, ambil sendiri ya.”

 

Kita juga dapat merasakan bahwa senior ini selalu memikirkan diri kita, jangan sampai kita benar-benar tidak punya uang, lalu tidak enak hati mengatakannya, jadi menggunakan cara yang bijak, bagaimana supaya dirimu dapat memecahkan masalah dengan mudah. Namun saya tidak menggunakan uang tersebut, oleh karena setelah lebih dari sebulan menetap di rumah guru, saya sudah pergi mengajar, sudah punya pemasukan.

 

Saya sering bepergian dengan pesawat, juga tak jarang bepergian naik pesawat bersama Guru Yang. Guru Yang mempunyai sebuah kebiasaan, sebelum naik ke pesawat, beliau pasti akan mengonfirmasi kondisi pesawat apakah sudah layak terbang ke kru pesawat terlebih dulu. Dan beliau pasti akan menghitung durasi waktu penerbangan. Jika penerbangan Internasional, maka waktu yang ditempuh akan lebih lama dan waktu tempuh untuk penerbangan domestik lebih pendek.

 

Setelah mengetahui waktu tempuh penerbangan, barulah tahu waktu yang tepat meminta orang menjemput ke bandara, sehingga orang yang datang menjemput, tidak akan menunggu terlalu lama. Ketika di mana pun berada, kita selalu memikirkan orang lain, maka orang lain juga akan berbuat hal serupa terhadap diri kita.

 

Dikutip dari: Ebook “Cerita Budi Pekerti”

(Kompilasi Seputar Kehidupan)

Pembicara: Guru Cai Li-xu

Edisi: Tahun 2008

 

【生活集锦】

仁者恤人

 

我曾经在杨老师家住了半年的时间,老师对我很关怀。她怕我在这段时间没有钱用,她就在冰箱上面放了一个钱包,她随口说了一句:「没有钱自己拿。」我们也可以感受到,这位长者处处都在替你著想,唯恐你真的没钱很难受,又不好意思开口,她就做得很善巧,让你可以很方便地解决问题。而我并没有去使用它,因为我在老师家住了一个多月就去教学了,所以就有钱用了。

 

我常常搭飞机,也常常跟杨老师一起搭乘。杨老师有一个习惯,她在上飞机以前,一定会跟对方确认飞机是否在正常飞行。而且一定会计算时间,假如是国际线时间就会比较久,国内线就比较短,在此时间内再请对方来接机,这样人家就不会等太久。当我们处处替人著想,他人就会处处替我们著想。

 

【德育故事 ~ 小故事 真智慧】

         ~蔡礼旭老师 讲述~

 

127 Cara Menangani Persoalan

Cerita Budi Pekerti 127

Cara Menangani Persoalan

 

Ketika dulu masih berada bersama Paman Lu, saya menyadari bahwa beliau sangat menghormati orang lain di manapun dia berada, tidak pernah memandang rendah orang lain. Saya ingat setelah kembali dari Australia, Paman Lu datang ke Taichung mengunjungi-ku, beliau membawa sekotak konjak gula merah organik untukku.

 

Meskipun saya adalah junior, beliau juga sangat sungkan terhadapku, takkan pernah menunjukkan lagaknya seorang senior. Makanya beliau membelikan konjak gula merah, lagipula secara tidak sengaja beliau pernah mendengar bahwa dulu hampir saja saya terjun ke bisnis makanan organik, maka itu begitu melihat konjak gula merah, beliau segera teringat pada diriku.

 

Ketika berinteraksi dengan orang lain, Paman Lu sangat cermat dalam memahami apa yang disukai dan dibutuhkan oleh orang lain, asalkan ada kesempatan, beliau pasti akan segera membantu. Beliau juga mengajari kami para junior, bahwa tindakan-tindakan kita harus bisa mengurangi kekhawatiran orang lain.

 

Beliau bilang, setelah pulang dari rumah teman di malam hari, pastikan kalian menelepon teman kalian, beritahukan pada teman kalian bahwa ‘Saya sudah sampai di rumah, kamu tidak usah khawatir ya’. Di manapun mesti berdiri di posisi orang lain, mengurangi kekhawatiran mereka.

 

Sebagai seorang anak, kita juga seharusnya berbuat demikian, misalnya setelah kita meninggalkan rumah Ayahbunda dan tiba di tempat yang kita tuju, harus ingat menelepon Ayahbunda, jangan sampai mereka mengkhawatirkan kita, hal-hal kecil ini janganlah sampai diabaikan.

 

Dikutip dari: Ebook “Cerita Budi Pekerti”

(Kompilasi Seputar Kehidupan)

Pembicara: Guru Cai Li-xu

Edisi: Tahun 2008

 

【生活集锦】

为人处事之道

 

我在跟卢叔叔相处时,也体会到他处处对人很恭敬,不轻慢。我记得从澳洲回来后,卢叔叔去台中看我,他还拿了一盒有机黑糖蒟蒻给我。纵使我是他的晚辈,他对我也很客气,绝对不会以一个长者的姿态出现。他之所以买这个黑糖蒟蒻 ,也是在不经意当中听到我说以前差一点就去做有机事业,所以他一看到是「有机黑糖蒟蒻」,立刻就想到我。

 

卢叔叔在与人交往中,都很细腻去了解别人的喜好、所需,只要有机会他一定会去付出。他也教诲我们这些晚辈,说我们很多的行为要减少别人的担忧。他告诫我们,晚上从朋友家离开,只要你到了,一定要打一通电话给对方,说我已经到家了,请您别担心。处处站在对方的角度,减少对方的担心。

 

我们为人子更应该如此,譬如说从父母家离开,到达目的地之后,一定要记住打一通电话给父母,不要让他们替我们担心,这些小事都要「勿轻略」。

 

【德育故事 ~ 小故事 真智慧】

         ~蔡礼旭老师 讲述~